Teruntuk dirimu yang memenuhi pikiranku.


Hey, today's a big day, huh? Are things going well? I am wondering a lot and I have a lot to say.

Sejujurnya aku terlihat ‘tidak wajar’ jika aku menelepon mu tiba-tiba, setelah chat kita yang selalu centang biru dan tidak pernah terbalas juga penolakan yang selalu kamu berikan.

Aku khawatir, sangat sangat khawatir setelah kegagalan mu, apakah diri dan pikiran mu baik-baik saja? Apakah ada orang yang menghakimimu? Apakah banyak orang menyemangatimu? Hey, kegagalan bukan berarti akhir, menurutku orang yang gagal adalah orang yang diberi kesempatan untuk belajar dan kuat lagi, ucapku yang tertahankan.

Setelah pesanku untuk menyemangati dan kau balas dengan ‘makasih’ ku harap itu bisa menguati mu.

Why do I love him so much?

I'm asking the same thing.
Like I met a lot of boys and I can't seem to get you out of my head.
Is it because you're the coolest person I've ever met?
Is this about how smart you are?
Is this about how charming you are?

I don't really know…

But I know I searched for you.

Aneh rasanya merasakan rasa yang seperti ini lagi setelah aku berjanji dengan batinku agar tidak mudah mengejar dan jatuh, tetapi kali ini aku jatuh ke dalam sendu matamu. 

Balasan yang selalu ingin ku tunggu, mata yang ingin selalu ku tatap, kedinginan yang ingin kuhangati menjadi impian yang tidak tahu kapan akan terwujud.

Banyak yang menyarankanku untuk menyudahi rasa yang tak kau pedulikan ini, hampir semua orang yang tahu perasaan ku selalu tidak setuju, mereka bilang kamu terlalu dingin dan tidak peduli.

Dan yang selalu ku lakukan adalah mengirimkanmu pesan bagaimana kabarmu, semangat, dan selalu menunggu di bawah nama kontakmu tertulis online.

Teruntuk dirimu, terima kasih telah mengajariku menyayangi tanpa harus disayangi, mencintai tanpa harus dicintai dan tanpa harus memiliki.

Teruntuk dirimu yang mungkin membaca ini, maaf jika aku selalu mengirimkan pesan pesan yang tidak penting dan selalu mengganggumu, maaf jika aku selalu membuatmu risi. Ihacoy.

He’s 10 but he doesn’t care about my feelings, and doesn’t care about me

Komentar

Postingan Populer