Teruntuk Kenyataan

 "Aku berusaha untuk melupakan dia untukmu" - N, March 25, 2024.

Apakah itu suatu perkataan yang membenarkan kecurigaanku selama ini? Sudah kukira ini tidak sesederhana itu. Kamu mencintainya, tapi kamu enggan untuk mengakuinya, bukan? Perkataanmu yang selalu memujinya, caramu menghindari semua percakapan kita yang berujung pada membahasnya, caramu menolak setiap aku ingin mencari tahu tentangnya, apakah itu dapat membuktikan bahwa kamu mencintainya?

Lalu untuk apa semua ini? Untuk apa semua pengorbanan ini, untuk siapa semua usaha yang kulakukan ini? Untuk orang yang belum selesai dengan masa lalunya? Untuk orang yang membohongiku? Untuk orang yang selalu memberikan White Lies untuk menenangkanku? Untuk orang yang selalu menghindar tiap kali kutanya tentangnya? Apakah orang itu kamu?

Semua pertanyaan ini berkecamuk di hati dan pikiranku, bagaimana caramu meyakinkanku bahwa akulah satu-satunya namun kenyataannya aku yang salah satunya, dan kamu satu-satunya, warna kemerahan. Dimulai dengan pujian bahwa kamu perempuan baik yang selalu menyiramnya dengan kebaikan hatimu, dia yang mengatakan bahwa dia yang pertama mendapatkan perempuan yang seperti dirimu dari pada temannya.

Semua pikiranku bertengkar, aku tidak tahu lagi siapa yang bisa kupercayai, aku tidak tahu perkataan mana lagi yang membenarkan ini semua, memori yang terjadi berputar dikepalaku bagai film, semua perkataanmu tentangnya, semua yang terjadi di antara kalian, ke mana tempatku mengadu? Ke mana tempatku berlindung dari semua kenyataan ini? Ke mana harus aku berteduh saat kebohonganmu menghujaniku?

Beritahu aku ke mana aku harus menetap, di mana tempat yang tidak akan menyakitiku, tempat di mana ekspektasiku tidak menyerang diriku yang rapuh ini, tempat di mana diri ini bisa berjalan tanpa tertatih-tatih hingga merangkak menahan semua yang terasa.

Jujur aku tidak mempunyai ekspektasi yang besar padamu, aku hanya ingin engkau kembali menjadi sosok kuat yang selalu kukenal, aku hanya ingin laki-laki baik yang dapat membimbingku ke jalan yang lebih baik tanpa adanya kebohongan atau kebingungan, apakah sesulit itu? Aku selalu mencoba menjadi yang engkau minta, aku selalu berusaha agar dimatamu aku dan dia setara, aku ingin menjadi seseorang yang bisa diandalkan seperti kamu yang mengandalkannya malam itu, agar setelahnya aku tidak lagi merasakan sakit saat seseorang yang kau cintai menemui perempuan yang harusnya telah selesai sebelum kamu memilihku.

Kamu yang selalu menceritakan perempuan-perempuan lain namun tidak dengannya, kamu selalu menutupi, enggan menceritakan, selalu menceritakan setiap kali kutanya dengan nada malas, lain halnya dengan perempuanmu yang lain, kamu selalu mengambil inisiatif, menceritakan semua yang terjadi tanpa aku harus memaksa menceritakan tempat, jalan, hingga rumahnya. Namun tidak saat tentangmu, warna kemerahan.

Semua percakapan kalian di belakangku saat ini makin dalam menusukku. Aku yang ternyata masih naif seperti aku yang dulu membuatku merasa bodoh. Semua yang kuperjuangkan pupus, kenyataan menujahku, kamu yang ternyata lebih nyaman bersamanya meremukkan hatiku,

Dan pada akhirnya kamu pun akan meninggalkanku bukan? Kamu akan memilih seseorang yang melebihiku, seseorang yang mempunyai hati yang baik yang tidak akan meminta sesuatu yang kamu akan enggan melakukannya.


Dari cinta yang retak

Not yours hanna anymore.

Komentar

Postingan Populer