Teruntuk dirimu atau kita?
Teruntuk dirimu lagi, seseorang yang membuatku merasakan apa itu mengejar tanpa di kejar.
Abang, sekarang, ataupun nanti aku akan mencoba untuk melupakanmu lagi. walaupun diri ini tau bahwa aku, juga kamu telah berubah selama 7 tahun, bukan waktu yang sebentar bukan untuk berubah haluan dan berlabuh pada tempat ternyaman.
Setelah beberapa lama aku menyadari bahwa rasa kali ini berbeda, tidak seperti 7 tahun yang lalu saat pertama aku kenal akan mu, dan juga menyukaimu dalam diam. Rasa kali ini berbeda, aku tidak bisa melupakanmu walaupun kita tidak bertemu 3 tahun lamanya.
Jujur aku rindu pada diriku yang dulu, mudah melupakan namun juga mudah jatuh, setidaknya aku mampu menghilangkan rasa yang meruak, dan berteriak ini pada dirimu. Aku yang sekarang tidak bisa melupakan mu sepenuhnya, walaupun aku mencoba keras, walaupun aku mencoba membuka hatiku lagi, namun bayang mu tetap tidak menghilang.
Kamu yang kujadikan sandaran, kamu yang kujadikan penyemangat menghancurkanku dalam semalam. Abang, selama ini abang hanya menganggap aku angin lalu? hanya menganggap aku gadis yang sedang bosan dan akan pergi jika rasa bosan nya hilang?
Abang, itu salah, serius ku katakan. Abang, walaupun aku bosan, walaupun aku yang tiba-tiba saja memikirkanmu dan tiba-tiba memiliki rasa ini dalam sekejap, namun harus ku katakan, aku bukan mendekatimu karena bosan.
dan sekarang, aku tersadar, bahwa dirimu tidak menginginkan diriku. walaupun sebagaimana ku berusaha, walaupun aku telah menurunkan ego dan harga diriku tetap juga tidak membuatmu puas dengan ku, kamu menginginkan lebih dan aku tidak mempunyai apa apa lagi.
Tapi abang, setidaknya kita telah saling mengenal sekarang, kamu mengenal aku yang mengejarmu tanpa lelah dan aku yang mengenalmu sebagai seorang menyejukkan.
so, i think ill miss u again at midnight, listening to that song and thinking about u and me—what we could be but never will.
abang, aku akan mencoba merelakanmu. aku lelah, sangat lelah.
namun, aku belum bisa melepaskanmu begitu saja, sampai aku tau bahwa kamu bahagia dan aku bahagia, sampai kita bertemu seseorang yang memberikan kebahagiaan.
in another time, i wish i could meet u again. whenever and wherever that may be, maybe at ur wedding, my wedding, or a friends wedding. i hope i get to see ur face, knowing that ure happy and living ur best life with your girlfriend or wife.
I truly wish the best for you, and for us.
I love you, abang.



Komentar
Posting Komentar